KEANEKARAGAMAN DAN KETERKAITAN MOLUSKA PADA EKOSISTEM MANGROVE DI KECAMATAN PALANG KABUPATEN TUBAN

  • Agung Adi Prasetia
  • Raka Nur Sukma UNIROW
  • Suwarsih Suwarsih
  • Marita Ika Joesidawati
  • Perdana Ixbal Spanton M

Abstract

Kecamatan palang terletak di ujung timur perbatasan antara Tuban-Lamongan. Pantai kawasan Kecamatan Palang hanya ada beberapa titik wilayah tertentu yang tumbuh ekosistem mangrove. Ekosistem Mangrove bermanfaat bagi abrasi pantai, selain itu ekosistem mangrove juga bermanfaat bagi kehidupan fauna yang berada di sekitarnya salah satunya adalah Moluska dari kelas Gastropoda. Penelitian ini terdiri dari 3 stasiun, terletak di desa Tasikmadu, Gesikharjo, dan Pliwetan, Kecamatan Palang. Metode penelitian ini menggunakan metode Transek garis (Line Transek) ukuran 5x5 dengan 3 kali pengulangan setiap stasiun. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan ada 9 jenis spesies Gastropoda dari 4 Family. Gastropoda yang ditemukan adalah Cerithidea Cingulata, Pila Scutata, Telescopim Telescopium, Neritodryas Cornea, Littorina Melanostoma, Littorina Scabra, Nedillitorina Pyramidalis, Neritina Turitta, Cerithidea Obtusa. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah spesies Cerithdea Cornea, spesies ini memilih substrat hidupnya mengelompok menempel pada batang dan akar pohon mangrove air tawar. Spesies Cerithidea Cingulata banyak ditemukan di ekosistem mangrove ditepi laut, habitat spesies ini berada di pasir berlumpur sebagai substrat hidupnya. Secara keseluruhan dari 3 stasiun memiliki indeksĀ  nilai keanekaragaman kecil. Berdasakan dari perbandingan antara kerapatan mangrove dengan kepadatan Moluska untuk mengetahui hubungan ke-eratan antara kedua variabel tersebut R2 (Koefisien Determinasi) menunjukan nilai 0,723, sedangkan nilai R (Koefisien Korelasi) memiliki nilai 0,850. Nilai dari kedua variabel tersebut dapat menerangkan bahwa kedua variabel memiliki saling berhubungan.

Published
2022-04-12