Karakteristik Distribusi Fraksi Sedimen di Muara Sungai Kapuas Kecil Kalimantan Barat
Keywords:
Estuari , Fraksi Sedimen , Lanau , Liat, PasirAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi fraksi sedimen dasar di Muara Sungai Kapuas Kecil Kalimantan Barat serta menginterpretasikan implikasinya terhadap karakter lingkungan pengendapan. Sampel sedimen permukaan diambil dari dasar perairan pada 8 stasiun penelitian, kemudian dianalisis untuk menentukan persentase fraksi pasir, lanau, dan liat menggunakan metode analisis ukuran butir sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedimen dasar didominasi oleh fraksi lanau dan pasir, sedangkan fraksi liat memiliki kisaran yang sedikit. Nilai lanau tertinggi ditemukan pada Stasiun 9 (89,375%) dan Stasiun 16 Sed 3(85,58%), sedangkan yang terendah terdapat pada Stasiun 1 (35,22%). Fraksi pasir menunjukkan variasi yang cukup besar dengan kisaran 2,88–60,78%, di mana nilai tertinggi terdapat pada Stasiun 1 (60,78%). Fraksi liat relatif rendah di seluruh stasiun dengan kisaran 2–10%, dengan nilai tertinggi pada Stasiun 2 (10%). Sebagian besar stasiun didominasi oleh sedimen lanau yang mengindikasikan bahwa Muara Sungai Kapuas merupakan lingkungan dengan energi hidrodinamika rendah hingga sedang yang mendukung proses pengendapan partikel halus. Keberadaan pasir yang tinggi pada Stasiun 1 menunjukkan adanya pengaruh energi arus yang lebih kuat secara lokal. Secara umum, Muara Sungai Kapuas Kecil dicirikan sebagai sistem estuari dengan kecenderungan zona deposisi sedimen halus yang berpotensi mengalami akumulasi dan perubahan morfologi dasar perairan.