Pengaruh Formulasi Pakan Berbahan Baku Lokal Berbeda Terhadap Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup, dan Konversi Pakan Ikan Lele Mutiara (Clarias gariepinus Var. Mutiara)

Pengaruh Formulasi Pakan Berbahan Baku Lokal Berbeda Terhadap Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup, dan Konversi Pakan Ikan Lele Mutiara (Clarias gariepinus Var. Mutiara)

Authors

  • Budiman Budiman Dosen
  • Suparmin Suparmin Program Studi Budidaya Perikanan, Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Politeknik Negeri Pontianak, Indonesia
  • Ridwan Salim Program Studi Budidaya Perikanan, Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Politeknik Negeri Pontianak, Indonesia

Keywords:

Ikan lele mutiara , tepung ikan lokal , formulasi pakan , rasio konversi pakan (FCR)

Abstract

Potensi dan prospek budidaya ikan, khususnya ikan lele ( Clarias sp. ), di wilayah Kalimantan Barat sangat menjanjikan. Namun demikian, kegiatan budidaya ikan lele masih menghadapi berbagai kendala, antara lain penyediaan pakan bermutu, harga pakan yang relatif mahal, serta ketersediaan pakan yang terbatas. Pakan yang baik dan berkualitas merupakan komponen penting dalam usaha budidaya ikan lele karena berperan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi, meningkatkan tingkat kelangsungan hidup, mendukung pertumbuhan bobot dan aktivitas ikan, serta meningkatkan sistem imun dan daya tahan ikan terhadap serangan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan bahan baku tepung ikan lokal dalam berbagai formulasi pakan terhadap performa pertumbuhan, sintasan, dan rasio konversi pakan ikan lele mutiara. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan berupa kombinasi bahan pakan antara tepung ikan lokal dan bahan pakan lainnya, masing-masing dengan tiga ulangan. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (Analysis of Variance/ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi tepung ikan, dedak beras, dan dedak padi dalam formulasi pakan memberikan hasil yang berbeda terhadap parameter yang diuji. Pertumbuhan bobot relatif rata-rata ikan lele terbaik diperoleh pada perlakuan AR1 (22,51 ± 0,17a) dan AR4 (22,39 ± 0,54a). Tingkat kelangsungan hidup ikan lele selama penelitian menunjukkan nilai tertinggi pada perlakuan AR1 (88,06 ± 2,10a) dan AR3 (87,22 ± 4,11b). Sementara itu, pemberian pakan selama penelitian menghasilkan nilai rasio konversi pakan (FCR) terendah pada perlakuan AR3 (1,08 ± 0,16).

Downloads

Published

2026-02-05

How to Cite

Budiman, B., Suparmin, S., & Salim, R. (2026). Pengaruh Formulasi Pakan Berbahan Baku Lokal Berbeda Terhadap Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup, dan Konversi Pakan Ikan Lele Mutiara (Clarias gariepinus Var. Mutiara): Pengaruh Formulasi Pakan Berbahan Baku Lokal Berbeda Terhadap Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup, dan Konversi Pakan Ikan Lele Mutiara (Clarias gariepinus Var. Mutiara). MANFISH JOURNAL, 6(2), 106–115. Retrieved from https://ejurnal.polnep.ac.id/index.php/manfish/article/view/1110