Efisiensi Probiotik Mina Pro dan Suplementasi Vitamin C Dalam Pakan Komersil Untuk Budidaya Intensif Ikan Lele (Clarias gariepinus) Fase Pendederan IV
Abstrak
Ikan lele adalah komoditas perikanan yang digemari dan banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, sehingga memiliki prospek permintaan dan harga jual yang sangat menjanjikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efisien penggunaan probiotik Mina Pro dan suplementasi vitamin C dalam pakan pada budidaya intensif ikan lele. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Akuakultur Gedung 4 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran, penelitian ini dimulai pada bulan Mei sampai Juli 2024. Rancangan percobaan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (A : tidak ditambahkan probiotik Mina Pro dan vitamin C) ; (B : 6 ml/kg probiotik dan 3 gram/kg pakan vitamin C) ; (C: 8 ml/kg probiotik dan 3 gram/kg pakan vitamin C) ; (D : 10 ml/kg probiotik dan 3 gram/kg pakan vitamin C) dan ulangan sebanyak empat kali. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah laju pertumbuhan ikan (panjang dan bobot), laju pertumbuhan spesifik (SGR), laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan (FCR), kelangsungan hidup (survival rate), dan kualitas air. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) menggunakan uji F dengan taraf kepercayaan 95%, apabila terjadi perbedaan yang nyata antar perlakuan yang dilakukan maka dilakukan uji lanjutan yaitu uji Duncan dengan taraf nyata uji 5%. Hasil penelitian menghasilkan bahwa perlakuan B menunjukan hasil terbaik yang memiliki rata – rata penambahan panjang mutlak ikan sebesar 5,93 cm, kemudian rata – rata penambahan bobot mutlak ikan sebesar 15,54 gram, untuk laju pertumbuhan spesifik (SGR) dengan persentase sebesar 3,01%, laju pertumbuhan harian sebesar 0,23 gr/hari, kemudian rasio konversi pakan (FCR) sebesar 0,127±0.007, dan survival rate dengan persentase sebesar 82%.