Analisis Nilai Termal Selubung Bangunan (OTTV) Pada Bangunan Gedung Direktorat Politeknik Negeri Pontianak sebagai Indikator Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau menggunakan Building Compliance Form V3.0

  • Taufik Wibowo
  • Yudiarma Yudiarma Jurusan Teknik Arsitektur Politeknik Negeri Pontianak
  • Ari Fitriyanto Jurusan Teknik Arsitektur Politeknik Negeri Pontianak
Keywords: Bangunan Gedung Hijau, OTTV, WWR.

Abstract

Kebijakan pemerintah dalam mengurangi emisi karbon diantaranya adalah dengan mengeluarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau. Salah satu kriteria penilaian dalam Bangunan Gedung Hijau berdasarkan Petunjuk Teknis Penilaian Bangunan Gedung Hijau adalah OTTV dan WWR. Kedua kriteria ini menjadi poin yang penting dalam kategori penilaian Efisiensi Penggunaan Energi pada bagian Selubung Bangunan. OTTV yang disyaratkan pada Bangunan Gedung Hijau tidak boleh lebih dari 35 Watt/m2. Sedangkan untuk WWR kurang dari 30%. Politeknik Negeri Pontianak sebagai institusi Pendidikan milik pemerintah juga memiliki bangunan gedung yang diharapkan dapat memenuhi standar Bangunan Gedung Hijau. Oleh karena itu perlu dilakukan penyelidikan awal dalam bentuk penelitian terhadap kriteria OTTV dan WWR pada bangunan-bangunan gedung utama di kampus Politeknik Negeri Pontianak. Sebagai obyek penelitian dipilih bangunan Gedung Direktorat Politeknik Negeri Pontianak. Tahapan dan metode penelitian dilakukan yaitu dengan mengumpulkan data berupa gambar bangunan dan kondisi termal ruangan. Dilanjutkan dengan proses analisis dengan spreadsheet Building Compliance Form v3.0 dan hasilnya akan dilakukan pembahasan. Dari penelitian ini diperoleh hasil kondisi existing Gedung Direktorat Politeknik Negeri Pontianak mempunyai nilai OTTV sebesar 37,65 Watt/m2 dan WWR sebesar 34,28%, dimana keduanya masih belum memenuhi standar 35 Watt/m2 untuk OTTV dan 30% untuk WWR. Walaupun demikian, dengan pengubahsuaian yang dilakukan dengan penambahan shading horizontal dan pengurangan luasan bidang kaca pada bagian tower, maka bisa didapatkan nilai OTTV sebesar 31,22 W/m2 dan nilai WWR sebesar 29,12%. Sehingga nilai tersebut bisa memenuhi standar dan mendapatkan poin penuh untuk kategori efisiensi energi. Dampak lainnya adalah Gedung Direktorat Politeknik Negeri Pontianak sebagai Bangunan Gedung Negara setelah dilakukan tindakan pengubahsuaian dapat diusulkan untuk mengambil sertifikat Bangunan Gedung Hijau.

 

References

Aksamija, A. (2013). Sustainable facades : design methods for high-performance building envelopes. Hoboken, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.
Badan Standar Nasional. (2020). Konservasi energi selubung bangunan pada bangunan gedung. Jakarta: BSN.
Knaack, U., & Koenders, E. (2018). Building Physics of the Envelope Principles of Construction. Basel: Birkhäuser Verlag GmbH.
Lechner, N. (2015). Heating, cooling, lighting : sustainable design methods for architects, Fourth Edition. Hoboken, New Jersey.: John Wiley & Sons, Inc.
Szokolay, S. V. (2008). Introduction to Architectural Science: The Basis of Sustainable Design, 2nd ed.,. Oxford: Architectural Press Elsevier.
Published
2024-07-04