Utilization of Fermented Maggot Flour (Hermetia illucens) in Feed Formulation for the Growth and Survival of Tilapia (Oreochromis niloticus)
Abstract
Ikan nila menjadi salah satu budidaya yang peminatnya tinggi sehingga dalam sektor ekonomi sangat menjanjikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fermentasi tepung maggot dalam formulasi pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Akuakultur Gedung 4 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran pada bulan Juni sampai Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan, yaitu (A) 0% fermentasi tepung maggot ; (B) 20% fermentasi tepung maggot ; (C) 30% fermentasi tepung maggot ; (D) 40% fermentasi tepung maggot ; (E) 50% fermentasi tepung maggot, masing-masing dengan tiga kali ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dengan uji F pada tingkat kepercayaan 95%, Jika terdapat perbedaan yang signifikan, analisis dilanjutkan dengan uji Duncan untuk menentukan perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan D merupakan hasil terbaik dengan rata-rata pertumbuhan panjang multak sebesar 2,92±0,04 cm, kemudian rata-rata pertumbuhan bobot mutlak sebesar 3,81±0,18 g, laju pertumbuhan spesifik (SGR) sebesar 0,91±0,02%, rasio konversi pakan (FCR) sebesar 1,25±0,04, dan survival rate sebesar 89±0,07%. Hasil ini menunjukkan dengan adanya fermentasi tepung maggot dalam formulasi pakan dapat meningkatkan pertumbuhan ikan nila.