Pengaruh Variasi Probiotik Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Dalam Sistem Budikdamber
Abstract
Ikan nila merupakan salah satu komoditas utama yang berkontribusi dalam peningkatan produksi perikanan budidaya. Jumlah tersebut naik 4,27% dibandingkan setahun sebelumnya yang mencapai 1,35 juta ton senilai Rp 33,62 triliun. Namun, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi untuk mencapai produksi ikan nila yang optimal, termasuk lahan yang sulit diakses di perkotaan dan masalah kualitas air yang berdampak pada kesehatan dan produktivitas ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan probiotik terhadap performa pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) dalam sistem budidaya ikan dalam ember (budikdamber). Penelitian dilakukan selama 40 hari dengan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 perlakuan dengan 5 taraf dosis probiotik BIOM-S (0 ml/L, 0,6 ml/L, 0,8 ml/L, 1,0 ml/L, dan 1,2 ml/L) dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik pada dosis 0,8 ml/L memberikan pertumbuhan terbaik, dengan rata-rata pertambahan panjang mutlak ikan sebesar 4,37 cm, bobot mutlak 12,40 g, dan tingkat kelangsungan hidup 82%. Kualitas air selama penelitian juga terjaga dengan baik, meskipun tidak ada perbedaan signifikan antara perlakuan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa penggunaan probiotik dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila dalam sistem budikdamber, serta memberikan wawasan baru untuk pengembangan budidaya ikan yang berkelanjutan.