PENGARUH PENGGUNAAN BASALT FIBER PADA SIFAT MEKANIS BETON GEOPOLIMER DENGAN KOH SEBAGAI ALKALI AKTIVATOR
PENGARUH PENGGUNAAN BASALT FIBER PADA SIFAT MEKANIS BETON GEOPOLIMER DENGAN KOH SEBAGAI ALKALI AKTIVATOR
Abstrak
Beton adalah bahan yang terpenting dalam konstruksi bangunan baik bangunan jembatan, dermaga, dan banguan
gedung. Beton adalah bahan baku utama dalam konstruksi di zaman sekarang ini, dimana konstruksi kayu mulai ditinggalkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan serat basalt pada sifat mekanis beton
geopolimer dengan menggunakan KOH sebagai alkali activator. Beton geopolimer merupakan material
konstruksi alternatif yang ramah lingkungan, yang menggantikan penggunaan semen portland dengan bahan
pengikat geopolimerik. Penambahan serat basalt diharapkan dapat meningkatkan sifat mekanis beton geopolimer,
yaitu kekuatan tekannya.
Tahapan Metode penelitian ini melibatkan pembuatan sampel beton geopolimer dengan komposisi yang
bervariasi, termasuk variasi konsentrasi KOH sebagai alkali activator dan persentase serat basalt yang
ditambahkan. Sampel-sampel ini akan diuji untuk mengevaluasi sifat mekanisnya, yaitu kekuatan tekan, dan sifat
fisik lainnya. Diharapkan bahwa penelitian ini akan menghasilkan pemahaman yang lebih baik tentang pengaruh
penggunaan serat basalt pada sifat mekanis beton geopolimer. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar
bagi industri konstruksi untuk meningkatkan performa beton geopolimer dengan menggunakan serat basalt
sebagai penguat. Selain itu, penelitian ini juga akan memberikan wawasan baru tentang penggunaan KOH sebagai
alkali activator dalam beton geopolimer. Saat ini TKT pada penelitian bernilai 1 yaitu memformulasikan konsep
desain mix beton geopolymer dan target akhir dari hasil penelitian ini adalah menunjukkan kelayakan ilmiah
melalui studi analitik dan laboratorium, pembuktian konsep dan produk beton geopolymer yang memenuhi
standar bahan konstruksi.
Kata Kunci: beton geopolymer, serat basalt, kekuatan tekan, KOH, alkali activator
Referensi
P. C., Sreelakshmi, K., & Nambiar, V. A.
(2023).Tensile and bond behaviour of basalt
and glass textile reinforced geopolymer
composites.
[2] Journal of Building Engineering, 72(April),
106540.
https://doi.org/10.1016/j.jobe.2023.106540
[3] Łach, M., Kluska, B., Janus, D., Kabat, D.,
Pławecka, K., Korniejenko, K., Guigou, M. D.,
& Choińska, M. (2021). Effect of fiber
reinforcement on the compression and flexural
strength of fiber-reinforced geopolymers.
Applied Sciences (Switzerland), 11(21).
https://doi.org/10.3390/app112110443
[4] Temuujin, J., & Darkhijav, B. (2016). Influence
of Basalt Fibres on the Properties of Fly Ash
Based. 12(August), 43–50.
[5] Wu, H., Qin, X., Huang, X., & Kaewunruen, S.
(2023). Engineering, Mechanical and Dynamic
Properties of Basalt Fiber Reinforced Concrete.
Materials, 16(2).
https://doi.org/10.3390/ma16020623
[6] Ziada, M., Erdem, S., Tammam, Y., Kara, S., &
Lezcano, R. A. G. (2021). The effect of basalt
fiber on mechanical, microstructural, and hightemperature properties of fly ash-based and
basalt powder waste-filled sustainable
geopolymer mortar. Sustainability
(Switzerland), 13(22).
https://doi.org/10.3390/su132212610
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##