Smart Economy Kreatifitas Kelurahan Siantan Hilir Melalui Peningkatan Potensi Kawasan Kampung Sayur Kuat Sihir

Penulis

  • Andi Zulestari Politeknik Negeri Pontianak
  • Palupi Ikayanti Politeknik Negeri Pontianak
  • Julius Judhi Politeknik Negeri Pontianak
  • Deni Maulana Politeknik Negeri Pontianak
  • Taufik Wibowo Politeknik Negeri Pontianak
  • Nunik Hasriyanti Politeknik Negeri Pontianak
  • Achmad Eko Yanuar Politeknik Negeri Pontianak
  • Muhammad Hidayat Politeknik Negeri Pontianak

Kata Kunci:

community service, vegetable village, peat soil, kuat sihir, product quality

Abstrak

Kampung Gambut Siantan Hilir (Kuat Sihir) merupakan kawasan agro wisata yang berada di Kecamatan Pontianak Utara. Kawasan ini menjadi penyokong utama kebutuhan sayuran untuk masyarakat Kota Pontianak dan sekitarnya. Kuat Sihir dahulunya merupakan lahan kosong berupa lahan gambut yang tidak bisa dimanfaatkan. Warga masyarakat penghuni kawasan sekitar lalu mencoba untuk menanam jenis sayur sawi dan bayam untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari merekakemudian berkembang bisa dijual hingga mencapai pasar induk di Kota Pontianak. hampir seluruh lahan gambut kosong yang ada di Kelurahan Siantan Hilir mereka manfaatkan untuk bisa menghasilkan berbagai macam jenis tanaman dan sayuran. Namun produk sayuran yang dihasilkan perlu diversifikasi produk turunan sehingga bisa menambah nilai ekonomis produk sayurnya. Hasil produk turunan yang sudah dibuat adalah mie dari sayur sawi dan bayam, sirup nanas dan rengginang ubi. Disamping produk turunan sebagai penyokong wisata agrowisata, keberadaan jalur penghubung dalam kawasan kampung sayur juga perlu dilakukan perbaikan terutama jembatan sebagai jalur sirkulasi dalam kawasan bagi pengunjung dan petani sayur. Diperlukan perencanaan sistematis dan terbangun untuk meningkatkana nilai ekonomi kawasan sebagai kawasan agro-eduekowisata di Pontianak Utara. Politeknik Negeri Pontianak, dalam hal ini Jurusan Teknik Arsitektur berusaha melibatkan diri dalam kegiatan pengabdian masyarakat untuk mengaplikasi ilmu dan keahlian serta kompetensi yang dimiliki bersama mahasiswa dalam mengembangkan kawasan Kuat Sihir sehingga bisa menjadi kawasan wisata yang memiliki nilai atraksi, akses, fasilitas pendukung, akomodasi, aktifitas dan dukungan stakeholder.  

Referensi

1. Fahmi, Anhar, Donny. Etc. 2018. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Pengembangan Desa Wisaa di Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong Kabupaten Pati. Jurnal of Dedicators Community UNISNU Jepara Vol. 2 No, 1 januari 2018.

2. Pina, Gede, Luh., etc. 2022. Pemetaan Daya Tarik Wisata dan Fasilitas Penunjang Pariwisata Berbasis Geography Information System di Desa Belimbing, Tabanan-Bali. Jurnal Agroekoteknologi Tropika ISSN: 2301-6515 Vol. 11, No, 2, April 2022.

3. Padillah, Aris. 2019. Pemetaan Potensi Agrowisata Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak. Tugas Akhir Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kokta Fakultas Teknik Universitas Islam Riau.

4. Sholik, Muhammad. Etc. 2022. Pengembangan kampung Wisata Edukasi dengan PEnerapan Teknologi dan Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus : Kampoeng Songo Surabaya). Junral Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. 5, No. 1, Desember 2022. e- ISSN: 2655-5948.

5. Sinarta, Nengah, I. etc. 2021. PKM dengen Tim Pengembangan Desa Wisata Dalam Perencanaan Masterplan Infrastruktur Ekowisata di Desa Besang Kawan, Kelurahan Semarapura Kaja. Jurnal Abdi Daya|P-ISSN: 2776-0863 Vol. 1, No. 2, November 2021 Hal. 23.

Diterbitkan

2026-01-31

Cara Mengutip

Zulestari, A., Ikayanti, P., Judhi, J., Maulana, D., Wibowo, T., Hasriyanti, N., … Hidayat, M. (2026). Smart Economy Kreatifitas Kelurahan Siantan Hilir Melalui Peningkatan Potensi Kawasan Kampung Sayur Kuat Sihir. Kapuas, 6(1), 13–21. Diambil dari https://ejurnal.polnep.ac.id/index.php/JK/article/view/1186